
Cari Catering Karyawan yang Tepat untuk Perusahaan Anda
Menyediakan makanan bagi karyawan adalah salah satu aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan produktif. Salah satu solusi terbaik untuk memastikan karyawan mendapatkan makanan bergizi dan tepat waktu adalah dengan menggunakan jasa catering karyawan. Namun, memilih penyedia catering yang tepat tidaklah mudah. Banyak faktor yang perlu dipertimbangkan agar layanan catering dapat mendukung produktivitas dan kesejahteraan karyawan. Berikut adalah beberapa tips untuk memilih catering karyawan yang tepat untuk perusahaan Anda.
1. Sesuaikan dengan Kebutuhan Karyawan
Hal pertama yang perlu dipertimbangkan saat memilih catering karyawan adalah jenis makanan yang sesuai dengan kebutuhan karyawan. Setiap perusahaan memiliki karyawan dengan berbagai latar belakang, budaya, dan preferensi makanan. Oleh karena itu, penting untuk mencari catering yang dapat menyediakan pilihan menu yang beragam dan dapat disesuaikan. Pastikan catering yang dipilih juga bisa menyediakan pilihan makanan untuk kebutuhan khusus seperti makanan vegetarian, bebas gluten, atau menu bagi karyawan yang memiliki alergi makanan.
Selain itu, perhatikan juga kuantitas makanan yang disediakan. Catering yang baik harus dapat menyesuaikan jumlah porsi sesuai dengan jumlah karyawan yang membutuhkan layanan makan.
2. Kualitas dan Keamanan Makanan
Kualitas makanan adalah faktor utama yang tidak boleh diabaikan. Catering yang baik harus memastikan bahan makanan https://theaardvarkfl.com/ yang digunakan segar dan berkualitas tinggi. Makanan yang disajikan juga harus memiliki rasa yang enak dan tampilan yang menggugah selera. Keamanan makanan juga sangat penting. Pastikan catering yang Anda pilih memenuhi standar keamanan pangan dan memiliki sertifikasi yang sesuai, seperti sertifikat halal atau sertifikasi kebersihan dan keamanan makanan.
Selain itu, pastikan catering yang Anda pilih memiliki sistem pengolahan dan penyajian makanan yang menjaga kualitas dan kebersihan makanan hingga sampai ke meja karyawan.
3. Pertimbangkan Anggaran Perusahaan
Setiap perusahaan memiliki anggaran yang berbeda-beda, dan memilih catering yang sesuai dengan anggaran sangatlah penting. Tentukan anggaran yang bisa dialokasikan untuk catering karyawan, baik itu untuk makan siang harian atau catering untuk acara khusus. Setelah itu, cari catering yang bisa memberikan pilihan menu dengan harga yang sesuai anggaran namun tetap menjaga kualitas makanan.
Penting juga untuk menilai apakah catering memberikan harga yang transparan tanpa biaya tersembunyi. Beberapa catering mungkin menawarkan harga yang lebih rendah tetapi mengenakan biaya tambahan untuk layanan pengantaran atau biaya lainnya.
4. Pengalaman dan Reputasi Penyedia Catering
Catering yang sudah berpengalaman biasanya lebih dapat diandalkan dalam hal kualitas dan ketepatan waktu. Cari penyedia catering yang memiliki pengalaman dalam melayani perusahaan dengan jumlah karyawan yang cukup banyak. Reputasi catering juga penting untuk memastikan layanan yang diberikan berkualitas. Anda bisa mencari referensi atau ulasan dari perusahaan lain yang telah menggunakan jasa catering tersebut.
Selain itu, periksa juga apakah catering memiliki kemampuan untuk mengelola permintaan mendesak atau perubahan pesanan yang mungkin terjadi, terutama untuk acara besar atau situasi darurat.
5. Layanan dan Fleksibilitas
Penyedia catering yang baik akan menawarkan layanan yang fleksibel dan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Hal ini termasuk pengaturan menu mingguan atau bulanan, pengantaran tepat waktu, dan kemampuan untuk merespon permintaan khusus dari perusahaan. Anda juga bisa mempertimbangkan catering yang menyediakan layanan tambahan seperti pengelolaan area makan, penataan meja makan, atau bahkan layanan prasmanan untuk acara perusahaan tertentu.
Fleksibilitas dalam hal pengaturan juga sangat penting, terutama jika perusahaan Anda sering mengadakan rapat atau kegiatan di luar jam makan yang membutuhkan catering tambahan.
6. Layanan Pelanggan yang Responsif
Layanan pelanggan yang baik adalah indikator utama dari kualitas sebuah perusahaan catering. Pastikan penyedia catering yang Anda pilih memiliki tim yang responsif dan mudah dihubungi. Jika terjadi masalah atau ada pertanyaan, mereka harus siap memberikan solusi cepat dan tepat. Hal ini akan sangat membantu dalam menjaga kelancaran layanan catering di perusahaan Anda.
Memilih catering karyawan yang tepat tidak hanya soal menyediakan makanan, tetapi juga bagaimana makanan tersebut mendukung produktivitas dan kesejahteraan karyawan. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti variasi menu, kualitas makanan, anggaran, reputasi catering, dan layanan pelanggan, perusahaan Anda dapat menemukan penyedia catering yang sesuai. Catering yang baik tidak hanya akan meningkatkan kepuasan karyawan, tetapi juga menciptakan suasana kerja yang lebih positif dan produktif.
Baca Juga: Catering Kondangan: Rahasia di Balik Suksesnya Sebuah Pesta

Class #109A: Sejarah Bisnis Katering dan Jenis-jenisnya
Sejarah mencatat jasa katering sudah ada sejak milenium ke-4 sebelum masehi di Tiongkok. Kala itu, memberi makanan kepada para prajurit perang dan balatentara kerajaan dianggap sebagai bagian dari pengabdian kepada kaisar. Tradisi yang sama kemudian dipakai di Mesir kuno ketika perjamuan makan disediakan untuk para prajurit dan cendekiawan, dan makanannya disiapkan oleh budak-budak.
Katering sebagai bentuk perniagaan diyakini bermula di zaman Yunani kuno, ketika joker123 para pemilik penginapan menawarkan jasa makanan kepada para tamunya, yang kebanyakan kaum bangsawan atau raja-raja. Ada juga beberapa yang menjual kepada para peziarah yang melintasi jalur dagang atau penyebaran agama. Cara ini kemudian berlanjut hingga ke masa kerajaan Romawi, kemudian merambah ke Eropa pada abad pertengahan, hingga ke seluruh dunia dan terus berkembang hingga sekarang.
Ilustrasi kuno dari Mesir menggambarkan proses pembuatan makanan katering – Pinterest.com/Oxford Encyclopedia of Ancient Egypt
Tidak banyak berubah tentang bentuk katering itu sendiri: umumnya seseorang atau badan usaha menyediakan paket makan sekelompok orang, dengan menu makanan yang spesial dan dengan harga khusus yang disepakati dengan pemesan.
Karena berfokus pada sajian makanan yang dipesan khusus dengan kualitas bagus, dalam perkembangannya usaha katering banyak diadopsi juga oleh restoran-restoran untuk menambah penjualannya, menerima pesanan makanan dalam jumlah besar, bahkan jika makanan yang dimaksud tidak tertera dalam menu mereka.
Seiring berjalannya waktu dan kebutuhan pasar yang semakin beragam, usaha katering juga terus menyesuaikan bentuk, skala dan karakteristik produknya. Namun pada umumnya, ada beberapa jenis usaha katering yang bisa dibagi berdasarkan target pasar atau skala produksinya.
Jenis-jenis Usaha Katering
Banyak usaha katering masa kini melayani beragam target pasar sekaligus. Tapi jika dikelompokkan, jenis usaha katering bisa dibedakan berdasarkan target pasar, dan dengan begitu juga skala usahanya. Jenis-jenis usaha katering berdasarkan skala pasarnya adalah:
- Katering Korporat atau Perusahaan (Contoh: Manganfoods.com)
- Katering Komunitas atau Acara Sosial
- Katering Personal (skala kecil)
Sesuai namanya, katering korporasi menyediakan jasa makan dan minum partai besar untuk acara di institusi besar atau perusahaan: konferensi, musyawarah nasional, staff trip, atau acara-acara peringatan.
Karena melayani korporasi atau institusi, biasanya usaha katering korporasi sendiri sudah berbentuk badan usaha resmi, mempekerjakan sejumlah karyawan tetap dan menerapkan standar operasi yang ketat. Karena dapat melayani tamu atau tokoh-tokoh penting, kredibilitas katering korporasi bersumber dari standar penjaminan kualitas yang premium dan diakui.
Baca Juga : Mengenal Dunia Catering di Rusia: Tradisi, Inovasi, dan Peluang Bisnis Kuliner

Analisa Bisnis Katering Rumahan dan Cara Memulai
Bisnis katering rumahan memiliki peluang untuk meraup keuntungan besar. Pasalnya, kini kebiasaan orang dalam memenuhi kebutuhan perutnya sudah berubah. Dulu sebagian besar rumah tangga rutin memasak setiap hari di rumah. Kini, sebaliknya. Kebanyakan pasangan dan lajang lebih suka beli makanan di luar melalui Go Food, Grab Food, Shopee Food.
Alasannya karena dari segi kepraktisan dan biaya, lebih murah beli makanan jadi atau berlangganan catering. Diskon, variasi menu, dan kelezatan menjadi pertimbangannya, dibandingkan masak sendiri di rumah. Oleh karena itu, bisnis katering rumahan memiliki peluang yang bagus.
Analisa Bisnis Katering Rumahan
Bisnis katering rumahan dapat dimulai dengan modal kecil. Dengan menggunakan dapur rumah dan peralatan masak yang ada, bisnis rumahan ini bisa dimulai. Perhitungannya adalah sebagai berikut :
Biaya Operasional Bulanan
- Bahan makanan Rp 100.000 x 30 hari = Rp 3.000.000
- Gas 3 kg @ Rp 18.000 x 10 tabung = Rp 180.000
- Gaji karyawan = Rp 1.500.000
- Transportasi = Rp 300.000
- Listrik dan air = Rp 500.000
- Promosi = Rp 500.000
- Lain-lain = Rp 500.000
- Jumlah = Rp 6.480.000
Hasil Penjualan Bulanan
Diasumsikan hasil penjualan setiap harinya adalah 30 porsi x Rp 15.000 (harga per porsi) = Rp 450.000
Maka dalam satu bulan hasil penjualan rata-rata adalah Rp450.000 x 30 hari = Rp13.500.000
Keuntungan Bulanan
- Hasil penjualan – Biaya operasional = Keuntungan
- Rp 13.500.000 – Rp 6.480.000 = Rp 7.020.000
Analisa bisnis katering rumahan ini merupakan suatu contoh mengenai komponen slot777 biaya dan cara mendapatkan keuntungan dari bisnis tersebut. Sementara mengenai nilai harganya tergantung daerah masing-masing. Biaya promosi tetap dianggarkan, namun mungkin bisa besar nilainya di awal mula bisnis katering rumahan berjalan, lalu kemudian semakin mengecil di bulan-bulan selanjutnya.
Sebaliknya, hasil penjualan diharapkan dapat meningkat dari bulan ke bulan sejalan dengan semakin dikenalnya rasa dan kualitas makanan di dalam bisnis katering rumahan Anda.
Pentingnya membuat analisis bisnis adalah agar Anda mempunyai perencanaan, riset dan survei, memperkirakan atau memprediksi serta mengevaluasi kegiatan bisnis kuliner rumahan. Meskipun dimulai dari skala kecil, namun analisa usaha tetap perlu dilakukan. Hal itu bermanfaat agar Anda dapat menghindari segala kemungkinan buruk yang terjadi saat bisnis sedang dijalankan. Usaha apapun, pasti punya resikonya masing-masing.
Cara Memulai Bisnis Katering Rumahan
1. Survei Harga Termurah untuk Belanja Bahan Makanan
Bisnis katering rumahan dapat dimulai setelah Anda melakukan survei harga biaya operasional. Dari analisa bisnis di atas, terlihat bahwa komponen biaya terbesar berasal dari biaya bahan makanan. Oleh karenanya, Anda perlu mendapatkan harga pemasok bahan makanan yang berkualitas tapi termurah di kelasnya. Karena Anda akan berbelanja rutin setiap hari, mungkin Anda bisa meminta harga grosir atau harga barang diantar sampai ke rumah sehingga menghemat biaya transportasi. Dengan menekan biaya operasional harian maka potensi keuntungan Anda akan meningkat.
2. Survei Harga Menu Bisnis Katering Rumahan di Sekitar Anda
Penting bagi pemula di bisnis katering rumahan untuk memberikan harga menu katering yang terbaik. Terbaik bukan berarti termurah, namun juga bukanlah yang termahal. Jadi, harga di tengah-tengahnya. Harga yang sesuai dengan kondisi pasar dan kualitas menu tentu saja akan dapat memikat calon pelanggan untuk mencoba menu katering rumahan Anda. Oleh karena itu, lakukan survei harga katering rumahan yang ada di sekitar Anda, setidaknya dalam radius 0 -2 km dari dapur Anda.
3. Tentukan Target Market Bisnis Katering Rumahan Anda
Bisnis katering rumahan, sebagaimana disampaikan di awal artikel ini, target pasarnya adalah rumah tangga, anak kos, karyawan, pesanan nasi kotak, nasi tumpeng, dan lainnya. Dengan membuat target market yang jelas maka akan semakin terang bagi Anda dalam menentukan harga menu atau paket catering yang akan Anda jual kepada calon pelanggan.
Jika lingkungan di sekitar lokasi dapur bisnis katering rumahan Anda dihuni oleh mahasiswa, maka mereka bisa Anda targetkan sebagai target market bisnis kuliner katering rumahan. Variasi menu setiap hari, paket hemat, diskon, tentunya akan lebih menarik perhatian bagi kalangan usia 17-23 tahun tersebut.
4. Menyiapkan Modal
Setelah memperoleh gambaran yang jelas dan detail mengenai biaya operasional dan harga menu makanan dari bisnis kuliner rumahan yang akan Anda mulai, selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan modal. Bicara soal modal, maka tak hanya bicara tentang modal finansial melainkan juga modal mental spiritual. Namanya merintis sebuah bisnis, tentunya akan Anda temukan berbagai macam kendala setiap harinya. Tanpa mempunyai modal mental spiritual yang kuat, Anda bisa saja kena mental sehingga akhirnya lempar handuk lebih secepat, sebelum bendera bisnis katering rumahan Anda berkibar.
Baca Juga : Mengenal Ide Bisnis Catering Rumahan Yang Sangat Menjanjikan Yang Bisa Kamu Lakukan

Cara Menghitung Catering Pernikahan Agar Tidak Over Budget!
Salah satu persiapan pernikahan yang sepatutnya diperhitungkan semenjak jauh-jauh hari adalah urusan makanan atau catering. Hal ini sebab catering berhubungan dengan jamuan yang cocok untuk para tamu undangan. Tentunya kau tak berkeinginan kan makanan yang diberi tahu tak cocok jumlahnya dengan tamu undangan? Lalu, bagaimana metode menghitung catering pernikahan agar tak kelebihan atau kekurangan? Yuk simak review selengkapnya di bawah!
Sistem Menghitung Catering Pernikahan
Saat mendiskusikan tentang catering pernikahan, umumnya orang akan konsentrasi pada menu kuliner https://www.braxtonatlakenorman.com/ dan berapa ragam makanan yang akan diberi tahu. Meskipun, metode menghitung catering pernikahan ini juga sepatutnya kau pertimbangkan, loh. Tidak sedikit orang yang menganggap bahwa jumlah catering bisa disamakan dengan jumlah undangan. Melainkan, apakah sesederhana itu?
Pada kenyataannya, kau tak bisa terpaku pada jumlah undangan saja untuk menghitung catering pernikahan. Seperti seumpama saja kau mengundang satu sahabat, kemudian sahabat itu membawa pasangannya. Atau kau mengundang saudara jauh yang juga membawa suami serta buah hati-si kecilnya. Jadi jumlah kateringnya akan berlipat ganda dari jumlah undangan, bukan?
Untuk itu di sini, kami akan membagikan bagaimana metode menghitung catering pernikahan agar jumlahnya tak kurang atau berlebihan. Sistem ini juga mempermudah kau untuk memilih ragam dan ragam makanan yang akan diberi tahu untuk tamu undangan. Berikut caranya:
1. Jumlah Undangan Dikalikan Dua
Seperti yang sudah disinggung sedikit di atas, tiap-tiap orang kau kau undang hampir pasti akan membawa pasangan atau orang lain untuk menemani mereka ketika menghadiri pernikahanmu. Untuk itu, kau bisa mengalikan dua dari sempurna undangan yang disebar.
Contohnya saja kau mengundang 400 orang, cukup kalikan dua dan kau akan menerima angka 800 orang. Jadi, anggap saja bahwa nantinya akan ada sempurna 800 orang yang ikut serta memeriahkan acara pernikahan.
2. Hitung Jumlah Keluarga
Jangan lupa juga untuk menghitung jumlah keluarga yang hadir di acara pernikahan. Pastikan kau mendata tiap-tiap orang dari keluarga kedua belah pihak agar tak kekurangan catering. Hitung keluarga dan pasangan beserta buah hati-si kecilnya agar kau menerima angka yang cocok. Anggap saja sempurna keluarga besar dari kedua belah pihak adalah 100 orang untuk mempermudah hitungan yang akan dijelaskan di bawah. Jadi, sejauh ini sempurna undangan dan keluarga adalah 900 orang.
3. Hitung Jumlah Panitia
Sistem menghitung catering pernikahan berikutnya adalah dengan menghitung jumlah panitia. Mulai dari tim vendor, MC, tim dekorasi, tim dokumentasi, tim hiburan, dan panitia lainnya yang ikut serta menolong kelancaran pernikahan juga sepatutnya kau perhitungkan.
Jangan hingga orang-orang yang tolong mengurus acara pernikahanmu ini hingga terlantar dan lupa diberikan asupan makanan, sebab mengelola acara pernikahan adalah tugas yang berat dan memerlukan banyak tenaga. Jadi, pastikan kau menghitung tiap-tiap panitia yang ikut serta serta dalam acara pernikahanmu, ya. Contohnya saja kita ambil angka 50 orang untuk sempurna panitia, jadi sempurna tamu undangan, keluarga, dan panitia adalah 950 orang.
4. Kurangi Tetamu yang Tidak Hadir
Mungkin kau sudah kuatir semenjak membaca poin pertama sebab jumlah tamu undangannya jadi berlipat ganda, bukan? Melainkan tenang saja, tak semua orang yang diundang bisa menghadiri pernikahanmu. Bisa jadi sebab alasan kesehatan, tak bisa mengambil cuti, jarak yang terlalu jauh, atau alasan lainnya. Nah, jumlah kehadiran ini juga perlu kau perhitungkan agar kau tak memesan terlalu banyak makanan dan usai terbuang nantinya.
Rumusnya, kau bisa mengurangi 10% dari jumlah tamu undangan yang sudah dihitung. Contohnya saja jumlah undangannya adalah 950 orang, kemudian dikurangi 10% atau sebanyak 95 orang. Jadi, kau akan menerima hasil akhir 855 orang. Jadi, kau bisa memesan catering untuk 855 pax saja.
5. Perhitungan Buffet dan Stall
Berikutnya, kau bisa melakukan metode menghitung catering pernikahan dengan memastikan ragam makanannya. Saat kau pergi ke kondangan, pasti makanan yang diberi tahu bukan cuma makanan berat saja, bukan? Pihak pengantin juga pasti akan menyediakan makanan ringan untuk camilan seperti buah-buahan, es krim, jajanan pasar, atau makanan ringan lainnya. Nah, kau bisa mengkombinasikan dua ragam makanan ini.
Baca Juga : Tips Usaha Katering Rumah dengan Menu Makanan Sehat
Untuk acara pernikahan di pagi-siang hari, kau bisa menerapkan prosentase buffet (makanan berat) dengan stall (makanan ringan) dengan perbandingan 60:40. Hal ini sebab di jam-jam tersebut, banyak tamu undangan yang memilih untuk merasakan hidangan berat. Meskipun untuk makanan ringan sendiri adalah hidangan yang diberi tahu untuk orang-orang yang lebih menyukai ngemil atau bahkan untuk buah hati-buah hati yang ikut serta hadir di acara pernikahan.

Tips Usaha Katering Rumah dengan Menu Makanan Sehat
Banyak orang berharap mengerjakan program diet namun merasa kesulitan saat menyiapkan makanan sehat untuk konsumsi harian. Dilema ini bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan bagi usaha katering rumahan.
Yuk, intip tips memulai bisnis katering rumahan dengan menu makanan sehat dalam artikel berikut ini.
Jenis-macam Usaha Katering Rumahan
Terdapat beberapa macam bisnis katering rumahan. Seperti katering pesta yang melayani kebutuhan pesta, sampai katering yang melayani kebutuhan asupan gizi harian pasien di rumah sakit.
Ada juga yang berkonsentrasi pada penyediaan pake makanan perusahaan untuk karyawan, sampai katering makanan sehat untuk program diet.
Jenis katering rumahan makanan sehat atau tak jarang disebut healthy catering, bisa menjadi alternatif Anda jikalau berharap mengerjakan bisnis kuliner ini.
Jenis katering ini menyasar pelanggan dengan keadaan kesehatan tertentu sehingga mereka perlu menjaga pola makan.
Adapun produk yang ditawarkan merupakan menu makanan sehat dengan gizi berimbang. Anda perlu pertimbangkan gizi dalam setiap porsi makanan agar sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Sebab proses pembuatan menunya yang perlu menentukan beraneka aspek kesehatan inilah menjadikan produk healthy catering menjadi laris manis diburu pembeli.
Memperkirakan Kebutuhan Modal Usaha Katering
Bagaimana metode memperkirakan modal untuk memulai usaha katering rumahan?
Secara lazim, Anda akan memerlukan bahan baku organik, perlengkapan masak higienis, dapur yang bersih, wadah box packaging dengan custom merk, serta layanan pengantaran.
Anda bisa menawarkan terhadap pelanggan mulai dengan porsi kecil, umpamanya 10 atau 20 porsi. Sekiranya ini perlu dikerjakan sebagai tes agar modal yang dikeluarkan tak terlalu besar di permulaan.
Selain itu, pada masa tes ini sebaiknya Anda juga mulai menentukan target pasar yang sesuai dan berkreasi dengan menu-menu andalan.
Sehingga, bisnis katering rumahan dengan menu sehat Anda bisa konsisten berjalan dengan baik.
Kiat Mengawali Usaha Katering Rumahan Makanan Sehat
1. Riset Pasar dan Mempertimbangkan Fokus Usaha Katering
Kiat yang pertama merupakan Anda perlu mengerjakan riset pasar terpenting dahulu. Sekiranya ini perlu dikerjakan untuk menentukan macam bisnis katering yang akan dikerjakan.
Apakah Anda berharap menawarkan makanan sehat untuk kebutuhan diet, makanan sehat untuk MPASI, atau makanan sehat untuk lansia.
Pertimbangkan pula bagaimana metode pengorderan sampai pengantarannya, agar pelanggan merasa puas.
2. Menu Unik & Inovatif
Kiat memulai usaha katering selanjutnya merupakan membikin menu kreatif agar konsumen berminat.
Anda bisa menghadirkan beraneka resep andalan agar makanan memiliki poin lebih jikalau dibandingi dengan saingan.
Perhatikan pula poin gizi, rasa, dan kebersihan dari setiap makanan yang dipersembahkan agar konsumen mengerjakan repeat order.
3. Pakai Bahan Baku Organik & Berkualitas
Setelah menentukan menu yang berharap dihadirkan dalam bisnis katering, Anda perlu mencari bahan baku organik yang berkwalitas sesuai dengan resep menu tersebut.
Akan lebih baik jikalau Anda bisa mendapatkan supplier terpercaya untuk bahan baku agar kwalitas kuliner tak berubah-ubah.
Anda juga bisa menghindari penggunaan bahan pengawet untuk tacobanditochelsea.com membikin hidangan katering sehat lebih sempurna.
4. Kebersihan dan Keamanan Produk
Kebersihan dan keamanan menu makanan sehat yang ditawarkan tentu perlu dilihat. Sekiranya ini berhubungan dengan bagaimana produk makanan tersebut dihasilkan dan dipersembahkan.
Termasuk dalam pengemasan dan pengirimannya. Anda semestinya menentukan bahwa makanan konsisten aman dan tak tumpah saat sampai di tangan pelanggan.
5. Harga yang Wajar
Penting untuk menentukan harga yang wajar sesuai harga pasaran agar ada pembeli yang berminat.
Sebab usaha katering Anda mendapatkan orderan setiap hari, dianjurkan untuk membikin menu yang simpel agar harga jualnya tak terlalu tinggi.
Dengan harga yang kompetitif, bisnis katering rumahan Anda tentu akan bisa bersaing.
6. Pemasaran Kreatif
Jangan lupa lakukan promosi saat Anda memulai bisnis katering. Sebab tanpa promosi, maka tak akan banyak orang yang mengetahui usaha Anda meskipun menu yang ditawarkan cukup menarik.